Jadilah "Pelacur" Untuk Suamimu
Allah SWT befirman:
وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلٰى وَاَقِمْنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيْنَ الزَّكٰوةَ وَاَطِعْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۗاِنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًاۚ
"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai Ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya."
(QS. Al-Ahzab : 33)
Terdapat makna Khusus dan makna umum pada ayat ini. Ayat ini diturunkan khusus untuk memberikan peringatan terhadapa perwmpuan-perempuan ahlulbait, yang diantaranya adalah istri-istri Rasulullah dan anak-anak perempuan Rasulullah. Namun secara umum ayat ini agar dijadikan pelajaran dan peringatan oleh perempuan-perempuan Mukminin dan Muslimin.
Perempuan adalah Aurat.
“Wanita adalah aurat. Apabila keluar disambut (dipecantik) oleh setan.” (HR. At Tirmidzi)
Dan yang ada pada diri mereka adalah fitnah, maka dari itu seharusnya perempuan memiliki rasa malu yang lebih tinggi.
“Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita. (HR. Muttafaq ‘alaihi)
Komentar
Posting Komentar